Kajian Senin, Sirah Nabawiyah

17112025
Kajian Subuh
Ust.Drs.Usin Artyasa.MM
Masjid Baitul mukmin
Antapani Kidul
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Kajian Sirah Nabawiyah
Wahyu Illahi Pertama untuk Membaca yang Tak Kasat Mata
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَكُلًّا نَّقُصُّ عَلَيْكَ مِنْ اَنْۢبَآءِ الرُّسُلِ مَا نُثَبِّتُ بِهٖ فُؤَادَكَ ۚ وَجَآءَكَ فِيْ هٰذِهِ الْحَـقُّ وَمَوْعِظَةٌ وَّذِكْرٰى لِلْمُؤْمِنِيْنَ
wa kullan naqushshu ‘alaika min ambaaa-ir-rusuli maa nusabbitu bihii fu-aadaka wa jaaa-aka fii haazihil-haqqu wa mau’izhotuw wa zikroo lil-mu-miniin
“Dan semua kisah rasul-rasul, Kami ceritakan kepadamu (Muhammad), agar dengan kisah itu Kami teguhkan hatimu; dan di dalamnya telah diberikan kepadamu (segala) kebenaran, nasihat, dan peringatan bagi orang yang beriman.”
(QS. Hud 11: Ayat 120)
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
لَقَدْ كَا نَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَا نَ يَرْجُوا اللّٰهَ وَا لْيَوْمَ الْاٰ خِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيْرًا
laqod kaana lakum fii rosuulillaahi uswatun hasanatul limang kaana yarjulloha wal-yaumal-aakhiro wa zakarolloha kasiiroo
“Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah.”
(QS. Al-Ahzab 33: Ayat 21)
Alquran merupakan tuntunan manusia ,bukaan menghidupkan manusia tetapi menghidupkan mata hati manusia .
Ibnu Khaldun tentang taklim Qur’an adalah salah satu dari sekian banyak syiar agama
Siapa yang mengagungkan syiar syiar Allah akan menghidupkan hati .
Kegelisahan nabi saat melihat fakir miskin ,sewaktu keluar dari gua Hira,beliau sangat pengen merubah keadaan masyarakat yang banyak tidak beradab. Lalu beliau bertahanus digua Hira untuk memikirkan selama 3 tahun .dibulan ramadhan dengan kehendak Allah Allah mencurahkan rahmatnya kepada penduduk bumi,lewat Rasulullah saat itu diturunkan. Ayat Al-Qur’an pertama .
Allah memuliakan Rasullullah dengan kenabian.
Orang orang yahudi sangat dengki dengan diangkatnya Muhammad jadi rasul,bukannya orang yahudi.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَلَا تَتَمَنَّوْا مَا فَضَّلَ اللّٰهُ بِهٖ بَعْضَكُمْ عَلٰى بَعْضٍ ۗ لِلرِّجَا لِ نَصِيْبٌ مِّمَّا اكْتَسَبُوْا ۗ وَلِلنِّسَآءِ نَصِيْبٌ مِّمَّا اكْتَسَبْنَ ۗ وَسْئَـلُوا اللّٰهَ مِنْ فَضْلِهٖ ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَا نَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمًا
wa laa tatamannau maa fadhdholallohu bihii ba’dhokum ‘alaa ba’dh, lir-rijaali nashiibum mimmaktasabuu, wa lin-nisaaa-i nashiibum mimmaktasabn, was-alulloha ming fadhlih, innalloha kaana bikulli syai-in ‘aliimaa
“Dan janganlah kamu iri hati terhadap karunia yang telah dilebihkan Allah kepada sebagian kamu atas sebagian yang lain. (Karena) bagi laki-laki ada bagian dari apa yang mereka usahakan, dan bagi perempuan (pun) ada bagian dari apa yang mereka usahakan. Mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sungguh, Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”
(QS. An-Nisa’ 4: Ayat 32)
Alquran turunnya kedalam hati sehingga akan membuka sinar kebaikan .
80 persen isi Alquran dan adalah tentang perbaikan hati,atau rahmatnya Allah terhadap manusia.
12 persen isi Alquran adalah membahas tentang ilmu pengetahuan
8 persen isi Alquran tentang ketauhid
Hari Senin 21 Ramdhan bertepatan dengan 10 Agustus 610M sebagai hari turunnya Wahyu pertama.saat itu Rasulullah berumur 40 tahun 6 bulan ,12 hari.menurut kalender hijriah.atau 39 tahun,3 bulan,dan 22 hari menurut kalender Masehi
Proses turunnya .awal permulaanya beliau sering mimpi berulang ,lalu barulah malaikat turun dan berkata ” bacalah”. Beliau berkata Saya ngak bisa membaca.lalu malaikat mendekat Rasulullah.
Sampai 3 kali.
Lalu bacalah dengan nama tuhanmu yang telah menciptakan ,dialah yang telah menciptakan manusia,dari segumpal darah ,bacalah dan tuhanmu itu yang maha pemurah.
Rasulullah pulang dalam keadaan ketakutan dan menggigil ,lalu Khadijah menyelimuti beliau.sehingga mereda ketakutan Rasulullah.
Rasa Takut sering disebut dalam Alquran.
Sebab manusia itu adalah makluk spiritual .yang sering diselimuti rasa takut.lalu Khadijah selalu memberi kekuatan dengan mengatakan tidak mungkin karena engkau selalu berbuat baik.
Lalu Khadijah merekomendasikan untuk berkonsultasi dengan mendatangi waraqah bin Naufal bin Asad bin Abdul uzza. Sepupu Khadijah .yang merupakan pakar taurat dan Injil .beliau mengerti bahasa Ibrani, tetapi beliau buta.mengatakan biarlah beliau merasakan sendiri.
- Menjelang nubuah Rasullullah melakukan khalwat uzlah dan tahanud untuk menemukan solusi atas problema umatnya.
Keislaman seseorang muslim tidak akan sempurna mereka tidak melakukan kholwat,uzlah dan tahannuts.
A. Menghisab diri merasakan pengawasan Allah
B. Merasakan fenomena alam berikut bukti keagungan Allah.sesungguhnya jiwa manusia pasti terdapat kerusakan dan obatnya adalah dengan menjalankan kholwat,uzzla dan tahannuts.
Seseorang yang dapat mengurangi atau menghilangkan sifat kibir,ujub,dan hubbuduya salah satu penyebab kan penyakit al wahn.
Surat assyam7 sampai 10
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَنَفْسٍ وَّمَا سَوّٰٮهَا
wa nafsiw wa maa sawwaahaa
“demi jiwa serta penyempurnaan (ciptaan)nya,”
(QS. Asy-Syams 91: Ayat 7)
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
فَاَ لْهَمَهَا فُجُوْرَهَا وَتَقْوٰٮهَا
fa al-hamahaa fujuurohaa wa taqwaahaa
“maka Dia mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketakwaannya,”
(QS. Asy-Syams 91: Ayat 8)
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَقَدْ خَا بَ مَنْ دَسّٰٮهَا
wa qod khooba mang dassaahaa
“dan sungguh rugi orang yang mengotorinya.”
(QS. Asy-Syams 91: Ayat 10)
- Allah menurunkan Rahmat Nya yang abadi dan terjaga
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۗ وَاِ لَى اللّٰهِ تُرْجَعُ الْاُ مُوْرُ
ya’lamu maa baina aidiihim wa maa kholfahum, wa ilallohi turja’ul-umuur
“Dia (Allah) mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka. Dan hanya kepada Allah dikembalikan segala urusan.”
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 76)
Proses inzal Alquran
Alquran turun 2 kali ,satu dari Allah kluhmahfuz kepada Jibril.
Dan dari Jibril turukan kepada Rasulullah secara bertahab
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
اِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا عَلَيْكَ الْقُرْاٰ نَ تَنْزِيْلًا
innaa nahnu nazzalnaa ‘alaikal-qur-aana tangziilaa
“Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Qur’an kepadamu (Muhammad) secara berangsur-angsur.”
(QS. Al-Insan 76: Ayat 23)
- Allah menurunkan 5 ayat pertama disurat Al alaq.
Kesadaran robbaniyah
Membangun kesadaran asal usul
Untuk membangun kesadaran dia menerima kebahagian dari Allah
- Pintu gerbang untuk mengetahui kekuasaan Allah.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
يُؤْتِى الْحِكْمَةَ مَنْ يَّشَآءُ ۚ وَمَنْ يُّؤْتَ الْحِكْمَةَ فَقَدْ اُوْتِيَ خَيْرًا كَثِيْرًا ۗ وَمَا يَذَّكَّرُ اِلَّاۤ اُولُوا الْاَ لْبَا بِ
yu-til-hikmata may yasyaaa, wa may yu-tal-hikmata fa qod uutiya khoirong kasiiroo, wa maa yazzakkaru illaaa ulul-albaab
“Dia memberikan hikmah kepada siapa yang Dia kehendaki. Barang siapa diberi hikmah, sesungguhnya dia telah diberi kebaikan yang banyak. Dan tidak ada yang dapat mengambil pelajaran kecuali orang-orang yang mempunyai akal sehat.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 269)
Semoga kita mendapatkan ilmu dari keadaan awal Rasulullah menerima Wahyu
Aamiin ya rabb
